Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.

Dengan adanya globalisasi maka persaingan didalam dunia industri semakin ketat terutama dengan munculnya banyak pesaing pesaing baru yang populer dengan pesat. Begitupun juga dalam dunia industri pariwisata terutama Bali, pada saat ini negara-negara lain sedang gencar – gencarnya untuk mempromosikan dan memperkenalkan tempat-tempat wisata baru mereka pada calon turis asing.
Hal ini tentu saja dapat berdampak pada perekonomian pariwisata di Bali karena apabila kita tidak mempromosikan tempat-tempat wisata kita dengan baik maka kita dapat kalah nama dan popular dari tempat – tempat wisata negara lain sehingga turis asing lebih memilih untuk berkunjung ke tempat tersebut. Apabila hal ini terjadi maka tentu saja akan melukai dunia pariwisata Bali.
Menyikapi hal tersebut, Indonesia dan terutama Bali tidak menyerah dan memperkenalkan kebudayaan serta pariwisata Bali pada masyarakat asing agar tertarik untuk berkunjung ke Bali. Bahkan cara-cara yang dilakukan cukup unik seperti contohnya pada Augustus tahun lalu Indonesia membuat pantai buatan bernuansa Bali di Potters Fields, London, Inggris pada saat Indonesia Weekend yang merupakan gelaran budaya untuk mempromosikan wisata Indonesia. Untuk membuat pantai buatan itu sendiri dibutuhkan 50 ton pasir, lengkap dengan bar dan minuman tropis.


Tentu saja ada beberapa hal yang lebih memantapkan Bali untuk bersaing pada era globalisasi, contohnya adalah pariwisata Indonesia mendapatkan peringkat keenam untuk negara terindah diseluruh dunia oleh versi Rough Guides, penerbit yang berasal dari London. Prestasi ini tentu saja cukup membanggakan mengingat kita bersaing dengan banyak negara-negara lain yang pariwisatanya lebih dikenal dulu oleh dunia. Dalam survey kali ini bahkan pariwisata Indonesia mengalahkan banyak negara negara lain seperti Inggris diposisi 7 dan Finlandia yang berada di posisi 14. Hal ini menandakan bahwa Indonesia memiliki keindahan yang lebih dari mampu untuk memuaskan dan berkesan pada turis turis asing yang datang ke Indonesia.
Bali juga memiliki warisan budaya yang sangat indah, unik dan tidak ada duanya didunia. Sebut saja tari Legong Keraton, tari Barong dan tari rejang yang mana semuanya sudah diakui oleh badan organisasi Unesco. Hal ini tentu saja menandakan bahwa Bali kaya akan budaya dan tradisi yang sangat menarik dan bahkan sudah mendapat pengakuan dari kancah internasional.

Kebudayaan Bali lainnya seperti kain-kain tradisional, pernak pernik kayu dan pakaian tradisional juga sangat menarik minat turis turis mancanegara buktinya saat mereka kembali ke negara asal setelah menghabiskan waktu di Bali mereka pasti akan membeli buah tangan untuk disimpan atau diberikan pada keluarga dan kenalan mereka di negara asalnya.

Dengan adanya era globalisasi maka tentu saja akan ada budaya-budaya asing yang masuk di Bali. Namun bukannya tunduk pada globalisasi, Bali beradaptasi dengan masuknya budaya berbeda namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional yang dimilikinya. Contohnya walau Bali sudah bertransformasi dengan adanya globalisasi dan banyaknya pengunjung dari negara asing namun Bali tetap mempertahankan kebudayaan dan corak-corak khasnya seperti pada bentuk bangunan dan patung – patung maupun pada suasana yang ditawarkan. Hal inipun tentu saja memberikan pengalaman dan sensasi unik yang tidak akan didapatkan turis turis asing itu di negara asalnya.

Bali juga dikenal dengan keramah tamahannya. Walaupun keindahan Bali merupakan hal yang membuat para wisatawan pergi mengunjungi Bali, keramahan penduduknya lah yang membawa mereka kembali ke Bali karena wisatawan akan merasa diperlakukan dengan baik dan hangat oleh masyarakat yang mereka jumpai sehingga mereka merasa nyaman saat berlibur di pulau Bali.

Salah satu hal yang menonjol dari pulau Bali adalah keindahan pantainya dan ombaknya yang bagus, bahkan Bali dikenal luas sebagai surganya surfer. Derasnya terpaan ombak di Bali sangat pas untuk kegiatan olahraga air seperti surfing yang membuat banyak peselancar berbondong-bondong datang dari seluruh penjuru dunia. Bahkan salah satu narasumber yang saya wawancarai untuk tugas PSDP mengatakan bahwa ia sangat menyukai ombak di Bali ini bahkan ia sudah beberapa kali berkunjung ke Bali untuk menikmati ombaknya.

Jadi tidak perlu takut akan adanya globalisasi karena kualitas pariwisata Bali sangat mampu untuk bersaing di dengan negara lain di era globalisasi ini. Tentu saja dengan adanya promosi kepada masyarakat asing, pariwisata di Bali ini akan erus berkembang.

Apabila saya di masa depan memiliki kesempatan untuk membuka suatu usaha maka saya berkeinginan untuk membuat usaha yang bergerak dibagian makanan seperti restoran atau café. Alasan saya ingin membuka usaha tersebut adalah karena saya memang berkeinginan untuk membuka sebuah restoran dan saya memang suka memasak sejak masih kecil walaupun saya bukan orang yang termasuk pandai dalam memasak.

Tentu saja dalam membuka usaha tersebut ada banyak sekali kendala dan rintangan untuk membuat suatu usaha tersebut sukses. Sudah banyak pesaing dalam industri ini terutama restoran-restoran besar yang sudah memiliki nama dan popularitas sejak lama. Belum lagi dalam industri kuliner kita dituntut untuk menyajikan makanan dengan kualitas yang konsisten yang tentu saja sulit untuk dipertahankan.
Agar usaha saya terus berkembang dalam persaingan, tentu saja yang pertama saya harus merencanakan matang-matang tentang usaha yang akan saya bangun. Perencanaan adalah hal yang sangat penting karena apabila saya tidak membuat rencana yang matang maka akan terjadi banyak masalah dikemudian hari atau saya tidak mendapatkan hasil yang diinginkan.
Lokasi dari usaha saya juga sangat penting karena lokasi dapat mempengaruhi perkembangan usaha saya. Contohnya apabila saya mendapat lokasi ditempat yang sepi dan tidak menarik maka dapat dipastikan orang-orang tidak akan tertarik untuk berkunjung. Sebaliknya apabila saya membangun usaha ditempat yang bagus dan dekat dengan keramaian atau berada di lingkungan yang bagus maka saya memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan dan usaha saya dapat berkembang dengan lebih baik.

Pegawai juga dapat berperan penting dalam berdirinya suatu usaha. Apabila pegawai yang saya miliki tidak sesuai kiteria yang dibutuhkan maka hasil yang saya dapat juga tidak akan memuaskan seperti kualitas produk yang tidak konsisten atau pelayannanya tidak sesuai yang diharapkan. Karena itu saya akan melakukan seleksi akan pegawai yang akan saya pekerjakan sehingga saya yakin apabila pegawai yang akan bekerja di usaha saya memiliki kemampuan yang mumpuni untuk membuat usaha saya berkembang. Saya juga akan berusaha untuk membuat sebuah tim dimana para pegawai memiliki kinerja dan harmonisasi yang baik sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih baik dan efisien.

Menjalin kerja sama sangatlah penting bagi kelangsungan usaha karena dengan adanya kerja sama saya akan lebih mudah untuk mendapatkan pemasok bahan-bahan yang akan saya butuhkan untuk menjalankan bisnis saya dan juga mungkin saya akan mendapat harga yang lebih baik apabila saya dan pemasok memiliki hubungan yang baik. Kerja sama juga berarti saya dapat bertemu dengan banyak orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membantu saya dalam mengembangkan bisnis saya. Seperti orang yang memiliki pengalaman lebih dalam bidang yang saya tekuni sehingga mereka dapat memberikan nasehat-nasehat untuk mengembangkan bisnis yang sukses.
Saya juga akan berusaha keras untuk menjaga agar produk yang saya jual memiliki kualitas yang memuaskan dan konsisten. Ada banyak kasus dimana sebuah restoran menjadi bangkrut atau gulung tikar akibat pelanggan berhenti datang karena rasa makanan mereka berubah atau kualitas produk yang mereka gunakan tidak sebaik sebelumnya. Jadi untuk mencegah hal itu terjadi saya akan mengawasi agar produk yang saya hasilkan dapat memenuhi kepuasan pelanggan yang datang dan membuat mereka tertarik untuk kembali berkunjung lagi.

Saya juga akan memberikan pelayanan yang baik kepada setiap pelanggan yang datang. Tentu saja semua pelanggan mengharapkan pelayanan yang ramah saat mereka makan di restoran. Saya akan berusaha untuk mendidik agar pegawai dapat melayani pelanggan dengan ramah. Apabila pelanggan mengajukan komplain, saya akan berusaha untuk mencari jalan keluar terbaik yang sama sama memuaskan kedua belah pihak.

Saya juga akan memperhatikan konsep dan juga interior yang akan digunakan dalam bisnis saya. Karena walaupun terkesan sepele, namun interior serta dekorasi yang ada di restoran dapat berperan penting. Pelanggan tentu lebih suka apabila suatu restoran memiliki dekorasi yang menarik perhatian daripada restoran yang terkesan suram dan tidak ditata secara rapi. Karena itu saya akan merencanakan konsep restoran yang berkonsep sederhana namun tetap menarik bagi pelanggan.


Sebelum kita mengenal lebih jauh dampak revolusi industri 4.0 pada dunia pariwisata mari kita mengenal lebih dulu apa itu revolusi industri. Revolusi industri artinya adalah perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang, atau terjadinya sebuah inovasi didalam dunia industri sehingga manusia dapat memproduksi barang secara lebih cepat dan efisien.
Pada sejarah sudah terjadi tiga peristiwa relovusi industri sebelum revolusi industri keempat yang sedang berlangsung saat ini. Yang pertama terjadi pada tahun 1770 an dimana mesin uap diciptakan oleh oleh James Watt dan mulai digunakan secara umum. Sebelum era mesin uap, tenaga manusia dan alam seperti hewan dan angin merupakan sumber tenaga utama pada bidang industri. Hal ini tentu saja menyebabkan banyaknya jumlah pekerja yang dibutuhkan suatu pabrik yang tentu saja berarti lebih banyak gaji yang harus dikeluarkan. Tenaga makhluk hidup juga terbatas dan tenaga alam sering tidak menentu karena cuaca yang berubah-ubah. Dengan adanya mesin uap maka perusahaan tidak harus bergantung pada alam karena mesin uap dapat berkerja tanpa bantuan alam serta dapat memproduksi produk dengan lebih cepat dan efisien.

Revolusi kedua terjadi di sekitar akhir tahun 1800 an dimana munculnya sebuah inovasi dibidang industry yang dipelopori oleh perusahaan mobil Ford. Pada masa itu mobil dikerjakan oleh seorang tukang saja yang harus menguasai banyak kemampuan seperti merakit rangka dan memasang interior mobil yang tentunya membutuhkan waktu lama. Namun Ford berinovasi dengan membuat sistem dimana ban berjalan atau conveyor belt digunakan. Dengan proses ini para pekerja hanya perlu mengerjakan satu bagian saja kemudian proses dilanjutkan ke pos selanjutnya sehingga proses pengerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Dampak dari adanya revolusi ini adalah harga mobil menjadi lebih terjangkau sehingga mobil dapat dimiliki oleh semua kalangan, tidak hanya kalangan kelas menengah keatas saja.

Revolusi ketiga adalah salah satu yang paling berdampak besar pada dunia industri yaitu dengan masuknya sistem komputer dan robot kedalam dunia industri. Proses produksi yang biasanya mayoritas dilakukan oleh manusia kini diperingan dengan adanya bantuan robot dan komputer sehingga proses tersebut menjadi lebih cepat dan efisien.

Revolusi keempat sendiri pertama kali muncul di tahun 2011 di pameran industri Hannover Messe di kota Hannover, Jerman. Revolusi kali ini pada dasarnya adalah kemajuan pada teknologi informatika dan komunikasi. Yang paling terasa adalah munculnya internet dan sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk berpikir sendiri.

Dampak dari revolusi ini pada bidang pariwisata sendiri sangat terasa. Hal yang paling dipengaruhi oleh revolusi industri keempat ini sendiri ada di bidang pemesanan tiket. Dengan adanya internet pelanggan tidak perlu repot repot untuk menelpon untuk membuat reservasi atau menggunakan jasa biro tour untuk melakukannya. Dengan adanya internet, pelanggan dapat melakukaan pemesanan melalui internet dengan praktis. Sejak banyaknya pelanggan yang memesan reservasinya secara online, perusahaan tentu saja harus beradaptasi dengan perubahan ini. Saat ini perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata seperti penerbangan, hotel dan biro tour lebih banyak melakukan promosi melalui media internet dan social media daripada melalui media cetak seperti koran maupun pamflet.
Dengan adanya kemajuan teknologi ini usaha pariwisata seperti biro tour, hotel dan sebagainyapun mendapat keuntungan yang sangat besar seperti mudahnya untuk mempromosikan usaha mereka, kemudahan untuk berkomunikasi dengan pelanggan serta pelanggan dapat lebih mudah untuk memberikan ulasan, kritikan maupun saran kepada usaha usaha tersebut. Dengan adanya internet usaha-usaha ini dapat mempromosikan usaha mereka dengan lebih mudah, cepat dan juga dengan jangkauan yang lebih luas.

Kemudahan revolusi ini tidak berakhir disitu saja. Sistem pembayaranpun dibuat semakin mudah dengan banyaknya pilihan pilihan pembayaran yang tersedia saat ini. Proses transfer uang contohnya, sekarang tidak perlu lagi untuk bingung mencari ATM atau bank untuk mengirim uang karena sudah banyak bank yang menyediakan fitur pembayaran dengan aplikasi. Sama halnya dengan proses pembayaran, pada revolusi industri ini kita diperkenalkan dengan adanya uang elektrik atau E Money. Dengan adanya fitur ini, wisatawan tidak perlu membawa uang kontan dengan jumlah yang banyak, cukup dengan menggesek kartu saja transaksi dapat dilakukan. Selain E Money muncul juga aplikasi-aplikasi yang juga menawarkan transaksi tanpa uang kontan contohnya OVO, Dana dan lain lain.

Pariwisata merupakan salah satu kebutuhan yang penting dan paling diminati pada jaman ini, baik itu hanya untuk melepas penat di akhir pekan atau berlibur ke luar negeri bersama keluarga untuk menghabiskan waktu-waktu berharga bersama. Terutama pada era milenial ini dimana teknologi telah berkembang pesat terutama internet dan social media yang mengakibatkan lebih mudahnya untuk merencanakan dan mewujudkan liburan impian.
Sebelum adanya internet, kita harus mengeluarkan lebih banyak uang dan waktu untuk mengunjungi travel agent jika kita ingin membeli paket tour atau tiket pesawat. Sekarang dengan munculnya aplikasi – aplikasi travel seperti traveloka, Pegi Pegi dan sebagainya, hal itupun menjadi jauh lebih mudah.

Kita tidak perlu untuk pergi ke travel agent dan hanya perlu untuk membuka aplikasi yang ada di handphone kita, dan dengan hitungan menit kita dapat memesan tiket pesawat, kamar hotel dan bahkan tiket masuk tempat wisata.

Contoh lainnya adalah dengan berkembang pesatnya internet kita dapat lebih mudah mencari informasi tentang tempat-tempat wisata yang menarik perhatian kita. Dulunya kita mungkin harus mencari informasi dari buku atau bertanya kepada orang-orang yang telah mengunjungi tempat tersebut namun kini ada ribuan website di internet yang menyediakan informasi tentang pariwisata dan informasi-informasi itu menjadi lebih mudah diakses oleh khalayak umum.
Meledaknya sosial media pada generasi milenial juga berdampak besar pada dunia pariwisata. Dengan adanya sosial media, promosi dan pemasaran suatu produk pariwisata menjadi lebih mudah dan dapat menjangkau lebih banyak orang. Kini hampir semua travel agent dan penyedia produk wisata memiliki setidaknya satu sosial media. Hal ini membuat orang-orang menjadi lebih mengetahui produk-produk yang mereka miliki dan pelanggan dapat dengan mudah menghubungi travel agent melalui sosial media.
Sosial media juga berperan penting dalam kepopuleran suatu tempat wisata, terutama aplikasi Instagram. Orang-orang yang mengunjungi suatu tempat wisata cenderung akan memposting foto-foto mereka di tempat wisata tersebut, hal ini dapat membuat orang-orang yang melihatnya tertarik pada keindahan tempat wisata tersebut yang dapat berujung pada kepopulerannya meningkat serta bertambahnya jumlah wisatawan yang mengunjungi tempat wisata tersebut.
Contoh tempat-tempat wisata yang menjadi terkenal berkat adanya media sosial adalah Bukit kapur Jaddih di Madura, Pulau Gili Labak di Sumenep, bahkan tempat-tempat yang berada diluar negeri seperti Maldives juga menjadi terkenal berkat adanya sosial media.
Bukannya tanpa alasan, namun tempat-tempat itu terkenal karena memiliki pemandangan yang unik dan indah sehingga sangat pas untuk dijadikan latar belakang untuk berfoto. Pada dasarnya generasi milenial sangat terobsesi untuk menunjukkan sisi terbaik hidup mereka di sosial media, hal ini menyebabkan mereka rela meluangkan waktu untuk mengunjungi suatu tempat wisata hanya demi mendapatkan foto-foto yang dapat mereka pajang dan pamerkan di sosial media mereka masing-masing.

Meskipun perkembangan teknologi di era milenial pada umumnya memiliki dampak positif pada dunia industri pariwisata terutama pada bidang promosi dan pemasaran, namun tentu saja perkembangan teknologi juga memiliki dampak negatif. Yang pertama adalah dengan populernya suatu tempat pariwisata karena sosial media, turis yang datangpun menjadi lebih banyak atau bahkan bisa membludak, hal ini tentu saja mengakibatkan jumlah sampah menumpuk dan juga fasilitas rusak karena ulah wisatawan yang tidak bertanggung jawab. Salah satu contohnya adalah pantai Maya Bay yang berada di Thailand. Keindahan terumbu karang di pulau ini kini sudah rusak akibat banyaknya turis yang tidak bertanggung jawab. Bahkan tak tanggung-tanggung, pemerintah Thailand sampai terpaksa harus menutup pantai ini pada bulan Juni tahun lalu akibat parahnya polusi dan kerusakan pada terumbu karang.

Contoh lainnya adalah taman bunga amaryllis yang terletak di Gunung Kidul yang populer di Instagram sekitar tahun 2015. Hamparan indah bunga amaryllis merah itu hancur akibat ulah pengunjung yang menginjak-injak bahkan berbaring di taman tersebut hanya untuk mendapatkan foto bagus untuk Instagram. Hal ini menyebabkan kemarahan pada masyarakat karena dianggap telah merusak alam dan tempat wisata itu.

Kesimpulannya, pada era milenial ini industri pariwisata berkembang pesat dan dapat membawa pengaruh baik maupun buruk yang merupakan pilihan kita untuk menggunakan perkembangan teknologi ini secara bijak atau tidak.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.